Proses Kerja Sawmill dari Kayu Gelondong (Log) Menjadi Kayu Gergajian (Rough Sawn Timber)

Perusahaan Perkayuan ini adalah tempat kerja saya yang ke dua, berlokasi di Kabupaten Lumajang. Saya bekerja disini mulai tahun 2000 sampai akhir tahun 2002 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Produksi.

Perusahaan ini mulai dari proses kerja Sawmill dan juga kayu yang di olah beda dengan tempat kerja saya sebelum nya. Jenis kayu yang di olah di Perusahaan ini adalah :

  • Kayu Pinus
  • Kayu Karet
  • Kayu Sengon
  • Kayu Jabon
  • Kayu Valkata
  • Kayu Meranti

~ Baca : Kayu Sebagai Bahan Baku Industri

Cara Penerimaan Kayu Gelondong (Log)

Metode penerimaan  Kayu Gelondong ada dua versi ;

  • Hitung kubikasi

Cara menghitung kubikasi dengan Rumus Volume Tabung

   atau

  • Timbang (Hanya Kayu Karet)

Kayu ditimbang untuk mengetahui berat nya kemudian di ubah ke kubikasi dengan variable 0,79 (tergantung dari masing masing perusahaan).

Proses Kerja Sawmill Kayu Karet

Kayu Karet mempunyai proses kerja yang berbeda dengan kayu lainnya. Tahapan nya adalah sebagai berikut :

  1. Penerimaan Kayu Gelondong (Log) dengan cara di timbang.
  2. Log di belah (racip) di mesin Bandsaw sesuai ukuran yang ditentukan

Hasil Gergaiian (Rough Sawn Timber)  nya di pisah kan menjadi  4 macam Grade yaitu :

  • Select Better
  • Standart
  • MC
  • Sam-Sam
  1. Vacuum

Proses untuk menghisap getah dalam kayu dan memaksa cairan Borax Boric masuk ke dalam kayu.

Hasil Gergajian yang sudah dipisah sesuai grade, kemudian di ikat kuat lalu dimasukkan ke dalam mesin vacuum.

~ Baca : Standarisasi Proses Vacuum Kayu  Karet

  1. Air Dry

Prose pngeringan dengan cara di agin angin kan di udara terbuka.

Kayu setelah selessai Vacuum di susun di palet. Cara menyusun nya dengan memberi stick antar kayu pada setiap baris nya. Tujuannya supaya ada sirkulasi udara di antara kayu.Waktu Air Dry 24-48 jam.

  1. Kiln Dry

Proses pengeringan dengan cara di masukkan kedalam ruangan selama waktu tertentu dan dengan suhu tertentu tergantung ketebalan kayu.

Kayu selesai proses Air Dry di susun di dalam Kiln Dry. Waktu pengeringan berkisar antara 9 hari sampai 15 hari.

~Baca : Schedule  Pengeringan Kiln Dry (KD)

  1. Warehouse

Gudang penyimpanan kayu setelah selesai pengeringan

Proses Kerja Sawmill Selain Kayu Karet

Tahapan nya adalah sebagai berikut :

1.  Penerimaan Kayu Gelondong (Log) dengan cara Hitung Kubikasi

  1. Log di belah (racip) di mesin Bandsaw sesuai ukuran yang ditentukan

Hasil Gergaiian (Rough Sawn Timber)  nya hanya satu macam Grade yaitu Sam Sam.

  1. Air Dry

Prose pngeringan dengan cara di agin angin kan di udara terbuka.

Kayu Gergaian di susun di palet. Cara menyusun nya dengan memberi stick antar kayu pada setiap baris nya. Tujuannya supaya ada sirkulasi udara di antara kayu.Waktu Air Dry 24-48 jam.

  1. Kiln Dry

Proses pengeringan dengan cara di masukkan kedalam ruangan selama Waktu tertentu dan dengan Suhu tertentu tergantung Ketebalan kayu dan Jenis kayu.

Kayu selesai proses Air Dry di susun di dalam Kiln Dry. Waktu pengeringan berkisar antara 9 hari sampai 17 hari.

~Baca : Schedule  Pengeringan Kiln Dry (KD)

  1. Warehouse

Gudang penyimpanan kayu setelah selesai pengeringan

Penutup

Setiap proses selalu muncul sisa proses (waste) dan limbah. Begitu juga di proses Sawmill. Tugas seorang Koorinnator adalah bagaimana cara agar dapat memimalkan waste agar rendemen atau recovery semakin tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *