Berkunjung ke Takengon

Pada pertengahan tahun 2021, saya mendapat tugas kerja di Bener Meriah Aceh Tengah. Baru pertama kali saya pergi ke Provinsi Aceh. Karena selama ini tugas saya yang paling banyak di daerah Provinsi Sumatra Utara dan pernah sekali ke Provinsi Riau. Rencananya saya di tugas kan selama dua bulan di Bener Meriah. Akan tetapi untuk koordinasi kerja, saya harus ke kota Takengon karena mitra kerja kami kantor nya di kota Takengon. Dari Base camp ke Takengon butuh waktu sekitar 45 menit. Tidak seperti di base camp yang suhunya dingin (kalau malam bisa sampai 15 derajat celcius), di Takengon hawanya cenderung sejuk. Takengon bagi penduduk setempat disebut juga dengan “Tanoh Gayo” yang berarti Tanah Gayo. Salah satu icon kota Takengon Adalah tugu “Aman Dimot” yang letak nya ada di pusat kota. Aman Dimot Adalah nama pahlawan dari Takengon.

Tugu Aman Dimot Takengon Aceh Tengah
Tugu Aman Dimot Takengon

Takengon mempunyai tempat wisata yang cukup terkenal yaitu danau “Lut Tawar” yang artinya danau Laut Tawar. Selain itu ada wisata sejarah peradapan manusia sebelum era modern, seperti fosil manusia purba yang di perkirakan berusia 6500-7300 tahun berada di dalam Goa di tepi danau Lut Tawar. Selama di Takengon saya hanya sempat mengunjungi tempat wisata danau Lut Tawar karena kalau lagi meeting dengan mitra kerja, mereka selalu mencari Café atau Resto di tepi danau Lut Tawar. Memang pemandangan di tepian danau sangat bagus.

Satu hal lagi, Takengon juga terkenal sebagai penghasil kopi terbesar di Provinsi Aceh. Sehingga dalam perjalanan dari base camp ke hutan tempat penebangan kayu di wilayah Takengon, kita akan disuguhi hamparan Perkebunan kopi rakyat yang begitu luas. Orang Aceh menuluki Kopi sebagai “Mutiara Hitam”. Kopi nya pun sangat terkenal yaitu Kopi Gayo. Kopi Gayo tidak hanya terkenal di dalam negeri, tapi juga terkenal di luar negri. Saya juga penggemar kopi, dan menurut saya aroma Kopi Gayo ini khas walaupun menurut saya agak ringan.

Lain kali akan saya bagi cerita tentang keindahan alam selama perjalanan dari base camp ke ke hutan tempat penebangan kayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *