Intermittent Fasting

Intermittent fasting atau sering juga disebut IF adalah pola makan yang mengatur siklus antara periode makan dan puasa. Ini bukan diet khusus tentang apa yang boleh atau tidak boleh dimakan, tapi lebih tentang kapan anda makan.

Yang dimaksud dengan puasa disini hanya boleh minum saja tetapi harus tanpa gula. Misal Air putih, The tawar atau Kopi pahit. Akan tetapi saat jam makan, anda boleh makan seperti biasa dan tanpa pantangan (khusus yang tidak punya record masalah Kesehatan)

Intinya, anda membatasi jam makan dalam sehari dan berpuasa di jam-jam lainnya. Misalnya, anda makan dari jam 12 siang sampai jam 6 malam, lalu berpuasa dari jam 8 malam sampai jam 12 siang keesokan harinya.

Selain membantu menurunkan berat badan, IF juga punya potensi manfaat lain, seperti:

  • Menurunkan berat badan: Dengan membatasi waktu makan, otomatis asupan kalori juga bisa berkurang.
  • Meningkatkan sensitivitas insulin: IF bisa membantu tubuh lebih efektif menggunakan insulin, yang penting untuk mengontrol gula darah.
  • Memperbaiki kesehatan jantung: Beberapa penelitian menunjukkan IF dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan kadar Trigliserida.

Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai IF, terutama jika anda punya catatan kondisi kesehatan tertentu.

Buat pemula, metode 16 jam puasa dan 8 jam makan adalah pilihan yang paling disarankan karena lebih fleksibel dan mudah diadaptasi dengan gaya hidup sehari-hari. Efek penurunan berat badan akan terasa setelah anda menjalaninya selama 2 minggu. Selamat mencoba.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *