Hipertensi

Penyakit Hipertensi menduduki urutan keempat sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia, setelah Stroke, Jantung Iskemik, dan Diabetes. Menurut data dari World Health Organization, Hipertensi menyebabkan kematian sekitar 9,4 juta orang setiap tahunnya.

Di Indonesia banyak sekali tanaman yang bisa dipakai untuk obat berbagai macam penyakit. Kali ini akan saya kutip khusus tanaman yang bisa dipakai untuk pengobatan Hipertensi.

  1. Bawang putih mengandung allicin, yaitu senyawa aktif yang dapat merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah. Penelitian menunjukkan bahwa suplemen bawang putih dapat menurunkan tekanan darah Sistolik dan Diastolik secara signifikan. Dosis yang dianjurkan adalah sekitar 20 gram bawang putih mentah setiap hari atau 600-2400 mg bubuk bawang putih.

  • Kayu manis dikenal sebagai rempah yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis secara rutin dapat mengurangi tekanan darah Sistolik dan Diastolik, terutama jika dikonsumsi lebih dari 12 minggu.

  • Jahe memiliki sifat Anti-Inflamasi dan Antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dosis yang dianjurkan adalah sekitar 3 gram bubuk jahe setiap hari, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah Sistolik dan Diastolik.

  • Seledri mengandung Apigenin yang berfungsi sebagai pengencer darah dan melebarkan pembuluh darah.

  • Kunyit mengandung Kurkumin, yang memiliki sifat Anti-Inflamasi dan dapat membantu mengurangi peradangan pada pembuluh darah, mendukung fungsi pembuluh darah yang sehat.

Disarankan untuk menkonsumsi bahan-bahan herbal ini secara rutin. Agar  dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai pengobatan herbal, terutama jika Anda sedang menkonsumsi obat-obatan lain.

Selain itu, pola makan sehat dan olahraga juga sangat penting dalam mengelola hipertensi.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *