Nasi Pecel Berbahaya?

nasi pecel.pictureHe he he, sorry kalau judulnya serem ya.
Sebetulnya ini cuma mau kasih informasi aja setelah membaca artikel di suatu surat kabar tentang penggunaan Bleng or kerennya disebut Borax pada tanaman hijau. Kenapa judulnya saya fokuskan pada Nasi Pecel, masalahnya jenis masakan favorit ini banyak mengandung sayuran hijau.

Kalau kita bayangkan paduan kangkung or bayam plus kecambah and daun kemangi disiram dengan bumbu pecel, wuah uenake rek!. Apalagi lauknya telor ceplok atau empal plus kerupuk, menambah nikmatnya rasa Nasi Pecel apabila disantap saat sarapan pagi. Saya pikir, kalau didaerah Jawa, rata-rata Nasi pecel ini banyak dijumpai disetiap sudut kota. Selain itu kata bu guru biologi kita dulu, banyak mengkonsumsi sayur amat baik bagi metabolisme tubuh.  Memang nggak salah sih. Akan tetapi bila sayur yang katanya sarat zat-zat yang esensial bagi tubuh itu terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya, apa yang terjadi? Bukan sehat yang didapat, malah sebaliknya, bisa kena penyakit bahkan bisa mengakibatkan kematian. Waduh, kok ngeri gitu ya.

Penyebab semua ini oknumnya masih sama yaitu Bleng atau lebih dikenal dengan nama Borax. Setelah ditemukannya daging ayam dan sapi yang mengandung Borax beberapa waktu lalu,   ternyata menurut tim penelusur, sayuran hijau, kini juga telah turut dijamah bahan kimia berbahaya ini. Guna menyamarkan identitas aslinya, Borax dilepas ke pasaran dengan label Bleng. Bleng alias Borax ini umumnya digunakan untuk mempercepat empuknya sayur mayur yang dimasak sekaligus memberikan aroma sedap, serta mempertahankan warna hijau dari sayur lebih lama. Konsumer utama Borax ini, berdasarkan penulusuran, ialah para pedagang Nasi Pecel keliling dan pengelola rumah makan Padang. (maaf lho ya. nggak ada maksud mendiskriminasi).

Bleng dipakai saat merebus kecambah, kacang panjang, kangkung, bayam, juga sayur lain yang menjadi bahan dasar pecel. Alasannya memakai bleng serupa dengan yang diutarakan pemilik rumah makan Padang. Sayur yang direbus lebih cepat matang dan tahan lebih lama dibanding tanpa menggunakan bleng. Yang lebih menariknya menggunakan bleng adalah karena harganya murah dan tersedia banyak di pasaran. Sementara banyak yang tidak tahu kalau Bleng itu adalah nama lain Borax. Saya sendiripun baru tahu sekarang. Kasihan deh lu.

Bahayanya?
Bleng atau Borax ini menurut penelitian YLKI diduga mempunyai sifat racun. Efek Borax memang tidak tampak secara instan, melainkan akumulatif. Pada fase awal, Borax dapat menimbulkan gangguan pencernaan, pusing, atau mual. Namun, bila sudah mencapai tahapan akut, Borax dapat memicu kanker, juga bahkan kematian. Waduh, padahal Nasi Pecel adalah salah satu makanan favorit saya nih. Trus gimana cara mendeteksinya apakah kalau mau beli harus tanya penjualnya? Apa sayuran ini direbus pakai Bleng Bu?. Memang susah ya, resiko untuk orang yang hobby makan Nasi Pecel.

Incoming search terms for the article:

You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Nasi Pecel Berbahaya?”

  1. Yuyuk Sulaiman says:

    Wadaoh, banyak sekali akal cerita nya yak, ole edi ae? kulak nok endi ?

  2. Iwan Bagus says:

    Tambahan Sandang Pangan Boss.
    He he he, Lumayan bisa untuk bayar hosting bulanan.

  3. Iwan Bagus says:

    Tambahan Sandang Pangan Boss.
    He he he, Lumayan bisa untuk bayar biaya hosting bulanan.

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
UA-6085418-1